Caring Each Other

Hmm… rasanya hidup tu enak banget ya kalo semua yang kita butuhin udah disediakan semuanya, tapi coba deh kita flashback kebelakang. Pernah gak kita pikirin orang – orang disekitar kita yang hidup dalam kemiskinan yang membelenggu. Kiki punya cerita ni, alhamdulillah tahun kemaren kiki di terima di SMAN Sumatera Selatan sebagai murid disana , sekolah tersebut merupakan sekolah beasiswa dan berasrama semua kebutuhan kami difasilitasi semua oleh sekolah. Bagi kiki sekolahh ini bukan hanya mengajarkan hal hal di aspek akademik namun juga non akademik seperti nilai kereligiuskan yang memperkuat keimanan masing-masing siswa.

Disekolah kiki tersebut, kiki banyak mendapatkan pengalaman salah satunya akan kiki bagikan terhadap teman-teman yang membaca artikel kiki. Disekolah kiki, mungkin banyak anak asrama yang berpikir kita tidak perlu memikirkan repotnya membeli makanan , mungkin mereka pikir mereka hanya butuh belajar dan belajarrrrrr.. masih ada deh pokoknya yang komplain sama menu sarapan yang telah disiapkan dikantin secara berlebihan, dan selalu tak menghabiskan makanannya.padahal kalo dipikir kita beruntung tau.dan seharusnya kita bersyukur.

Didekat sekolah kiki banyak rumah- rumah yang sangat sederhana, contohnya rumah yang paling deket banget sama seekloah kiki. seperti yang terlihat pada gambar diatas.

Dirumah ini terdapat keluarga kecil yang bahagia  meskipun mereka dalam kesusahan, rumah tersebut hanya mempunyai satu kamar untuk satu keluarga tersebut dan dapur yang langsung terhubung dengan kamarnya tanpa adanya kamar mandi layak karena mereka sangat berharap dengan sungai disekitar rumah mereka. si bapak hanya bekerja sebagai tukang tarik becak yang mempunyai penghasilan atak menentu. Si ibu hanya la ibu rumah tangga yang bergantung pada suaminya , untuk membantu orang tuanya sehabis pulang sekolah anaknya bergegas bekerja sebagai kuli angkut buah dan ikan di pasar induk jakabaring. Anaknya selalu semangat membantu orang tuanya karena ia merupakan tulang punggung keluarganya dan ingin menjadikan kehidupan mereka lebih baik lagi meskipun anaknya masih kelas 2 smp namun ia sudah berpikiran dewasa dan tak malu terhadap teman- teman di sekolah smp 48 jakabaring.

Nah dari cerita tadi bisakah kita memetik hikmah dan kesimpulannya? Kita yang tak perlu memikirkan makanan, tapi kadang kita menghamburkan makanan sedangkan diluar sana banyak orang yang kurang beruntung dan kesusahan mecari  makanan. Hem , semoga kita bisa menjadi orang yang lebih baik kedepan.

created by : KIKI OKTARIANI

Advertisements
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: